Yayasan Realmadrid terus melebarkan sayapnya di negara-negara Timur
Tengah dan di musim depan akan membuka akademi olahraga yang baru di
Pakistan. Berkat penandatanganan kesepakatan bersama dengan salah satu
yayasan paling penting di belahan dunia, Yayasan Aman, lebih dari 250
anak-anak berusia 8-13 tahun yang berisiko eksklusi sosial akan menerima
pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai olahraga.
Pada Kamis ini
bertempat di Santiago Bernabeu, Wakil Presiden Eksekutif Yayasan
Realmadrid, Enrique Sanchez, dan CEO Yayasan Aman, Jamil Ahsan, akan
menandatangani kesepakatan bersama pembukaan sebuah akademi olahraga di
Pakistan. Awalnya, lebih dari 250 anak-anak berusia 8-13 tahun, yang
tinggal di Kota Karachi di Provinsi Sindh, akan melakukan aktivitas
olahraga dan sosial. Lagipula, para pelajar yang cacat akan mendapat
perawatan khusus.
Pakistan merupakan negara yang mempunyai persentase tinggi dalam hal sekolah yang tidak diikuti anak-anak usia muda, utamanya perempuan. Berkat olahraga, anak laki-laki dan perempuan bakal mendapat motivasi ekstra untuk belajar dan memahami sepakbola dan bola basket dengan nilai-nilai yang ditularkan Real Madrid: persahabatan, usaha, kesetaraan, dan rasa hormat.
Pakistan merupakan negara yang mempunyai persentase tinggi dalam hal sekolah yang tidak diikuti anak-anak usia muda, utamanya perempuan. Berkat olahraga, anak laki-laki dan perempuan bakal mendapat motivasi ekstra untuk belajar dan memahami sepakbola dan bola basket dengan nilai-nilai yang ditularkan Real Madrid: persahabatan, usaha, kesetaraan, dan rasa hormat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar