Pelatih Real Madrid, Jose
Mourinho, mengaku tak khawatir berada di urutan kedua Grup D. Sebab,
katanya, yang penting Madrid lolos ke babak 16 besar. Dia malah punya
pengalaman dua kali sebagai runner-up grup dan keduanya berakhir dengan juara.
Mourinho
memang pernah dua kali membawa klubnya juara Liga Champions. Pertama
bersama FC Porto dan terakhir bersama Inter Milan. Kini, dia bertekad
membawa Madrid juara.
Hasil imbang 1-1 melawan Manchester City,
Rabu atau Kamis (22/11/2012) dini hari WIB, itu memang memaksa Madrid
hanya bisa menjadi runner-up, sedangkan pimpinan klasemen
dipegang Borussia Dortmund. Keduanya sudah memastikan ke babak 16 besar
meski Grup D masih menyisakan satu pertandingan.
"Dalam dua pengalaman, tim saya menjadi runner up di penyisihan grup, tetapi tim saya juara Liga Champions," kata Mourinho kepada Sky Sport.
"Saat
melatih Porto, tim saya mengakhiri penyisihan grup di belakang Real
Madrid dan kami akhirnya juara. Bersama Inter, kami berada di urutan
kedua grup di belakang Barcelona dan kami akhirnya juara," ujar
Mourinho.
"Di lain waktu, tim saya menjadi pemimpin klasemen
grup, tetapi tak juara. Pengalaman saya membuktikan bahwa berada di
urutan kedua tak terlalu berpengaruh," tambahnya.
Menurut
Mourinho, justru lawan akan terteror dengan keberadaan Madrid di urutan
kedua. "Saya kira tim yang memimpin klasemen melakukan pekerjaan dengan
baik. Namun, setelah itu mereka menunggu dan berharap mendapat lawan
mudah di babak knock-out. Ternyata, satu tim harus menghadapi Real Madrid dalam undiannya," tutupnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar