Madrid sempat mendapat lampu hijau untuk mendatangkan Neymar, namun transfer urung terealisasi karena sang pemain ogah pindah
Barcelona mungkin berada dalam pole position untuk menyegel servis Neymar. Ayah sang pemain beberapa waktu lalu sempat menyatakan wonderkid 20 tahun itu berencana hijrah ke Camp Nou usai kontraknya dengan Santos habis pasca-Piala Dunia 2014.Namun di masa lampau ternyata seteru abadi mereka, Real Madrid, sempat dua kali mengambil langkah pendekatan dan lampu hijau pun sudah diperoleh dari kubu pemilik Neymar. Sayangnya, justru sang pemain sendiri menolak kans untuk merapat ke Santiago Bernabeu.
“Sebuah kontrak telah disediakan, tapi pada akhirnya Neymar tak ingin meninggalkan tanah kelahirannya,” demikian klaim ager super asal Brasil, Wagner Ribeiro, mengenang upaya pertama El Real tujuh tahun silam.
Pada 2011, Los Merengues juga sempat bergerak lagi, tetapi kembali usaha mereka berujung kegagalan.
“Mereka bersedia membayar klausul pelepasan €45 juta dan mendistribusikan uangnya kepada DIS Group, yang menguasai 40 persen hak atas sang pemain, dan Santos.”
“Itu merupakan kesepakatan yang bagus dan kontrak untuk Neymar pun baik. Saya menginginkannya bergabung dengan Madrid,” jelas Ribeiro.
“Pada awalnya DIS menolak menerima bagian €12 juta dan Santos juga tak ingin menjualnya. Namun kenyataannya segala sesuatu terhenti karena Neymar bilang dia tak ingin pergi saat itu.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar